Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Ngis melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun 2026, bertempat di Aula Kantor Desa Ngis, Rabu (16/7).
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota BPD Desa Ngis, Camat Manggis, Perbekel beserta perangkat desa, Pendamping Desa, PKK Desa, Kader Desa, Bidan Desa, serta tokoh masyarakat sesuai daftar hadir yang telah ditetapkan.
Musdes dibuka oleh Ketua BPD Desa Ngis dengan menyampaikan bahwa forum ini bertujuan untuk menampung aspirasi serta kebutuhan masyarakat, yang selanjutnya akan menjadi dasar dalam penyusunan dokumen RKP Desa Tahun 2026.
Dalam arahannya, Camat Manggis yang diwakili oleh Staf Kasi Pemerintahan Camat Manggis menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan perencanaan pembangunan desa. “RKP Desa adalah pedoman pembangunan selama setahun ke depan. Karena itu, penyusunannya harus benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Perbekel Desa Ngis menyampaikan evaluasi pelaksanaan pembangunan tahun sebelumnya sekaligus mengusulkan beberapa prioritas program untuk tahun 2026, mulai dari peningkatan infrastruktur, pelayanan dasar, hingga pemberdayaan masyarakat.
Melalui diskusi dan penyampaian usulan dari peserta, Musdes Desa Ngis menyepakati beberapa prioritas utama RKP Desa Tahun 2026, di antaranya:
1. Peningkatan Infrastruktur Desa: perbaikan dan pembangunan jalan, saluran irigasi, dan fasilitas umum.
2. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat: dukungan bagi UMKM, kelompok tani, dan usaha kreatif.
3. Peningkatan Layanan Dasar: kesehatan, pendidikan, dan administrasi desa.
4. Penguatan SDM dan Kelembagaan Desa: pelatihan kader PKK, Karang Taruna, dan lembaga desa lainnya.
5. Program Lingkungan dan Ketahanan Pangan: penghijauan dan pertanian berkelanjutan.
6. Program Penguatan desa yang adaptif terhadap perubahan iklim, meliputi upaya adaptasi dan mitigasi dampak perubahan iklim,
Musyawarah Desa berlangsung dengan tertib, partisipatif, dan menghasilkan kesepakatan bersama. Hasil keputusan Musdes ini akan menjadi dasar penyusunan RKP Desa Ngis Tahun 2026 yang dituangkan dalam dokumen resmi perencanaan desa.
Dengan adanya RKP Desa yang disusun secara musyawarah, diharapkan arah pembangunan Desa Ngis tahun 2026 dapat lebih tepat sasaran, bermanfaat, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Pemberdayaan
NGIS – Dalam upaya meningkatkan tata kelola pemerintahan dan memperkuat jalinan kemitraan antarwilayah, Pemerintah Desa Ngis menerima kunjungan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Karangasem pada Senin, 4 Mei 2026. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka Pembinaan Kerja Sama Desa yang bertempat di Kantor Desa Ngis. Tim dari Dinas PMD hadir untuk memberikan arahan teknis serta pemahaman mendalam mengenai pentingnya pemetaan potensi desa yang dapat dikerjasamakan, baik dengan pihak ketiga maupun antar-desa tetangga. Kepala Desa Ngis diwakili oleh Sekretaris Desa, I Nengah Nurata menyambut baik pembinaan ini. Beliau menyampaikan bahwa bimbingan dari Dinas PMD sangat krusial agar kerja sama yang dibangun ke depannya memiliki payung hukum yang kuat dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi serta pelayanan masyarakat di Desa Ngis. Selama kegiatan berlangsung, dilakukan diskusi interaktif mengenai kendala administrasi dan penyusunan naskah kerja sama (MOU) agar sejalan dengan regulasi terbaru. Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan Desa Ngis mampu menggali peluang kolaborasi yang lebih luas untuk kemajuan pembangunan desa.
Kesehatan
DESA NGIS - Menanggapi ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Pemerintah Desa bersama petugas kesehatan dari PuskesmasIImelaksanakan aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) serentak di seluruh wilayah lingkungan desa pada hari ini, Jumat (17/04). Kegiatan ini melibatkan perangkat desa, kader posyandu, dan tim medis yang turun langsung ke rumah-rumah warga. Fokus utama aksi kali ini adalah memantau jentik nyamuk di tempat penampungan air serta mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya penerapan 3M Plus(Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang barang bekas). Pihak Puskesmas II menekankan bahwa kolaborasi ini sangat penting untuk memastikan tidak ada genangan air yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti. Selain pemeriksaan fisik, tim juga membagikan bubuk abate secara gratis kepada warga yang membutuhkan. Melalui gerakan serentak ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan meningkat, sehingga Desa Ngis dapat bebas dari ancaman DBD.
Acara
DESA NGIS – Setelah berhasil melewati seleksi ketat dan ditetapkan masuk dalam jajaran Tiga Besar terbaik pada tahap administrasi, perjuangan Desa [Nama Desa] dalam ajang Perlombaan Desa Tingkat Kabupaten Karangasem Tahun 2026 terus berlanjut. Tepat pada hari ini, Rabu (15/04/2026), Desa Ngis menerima kunjungan dari Tim Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan Kabupaten Karangasem. Kehadiran tim penilai ini bertujuan untuk melaksanakan Tahap Pemaparan dan Klarifikasi Lapangan. Dalam kegiatan ini, Perbekel Ngis memaparkan secara langsung berbagai inovasi unggulan, mulai dari tata kelola pemerintahan, penguatan ekonomi masyarakat, hingga pelestarian potensi lokal. Setelah pemaparan, Tim Evaluasi langsung turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi serta mencocokkan data administrasi dengan realita fisik dan kebermanfaatan program di tengah masyarakat. "Ini adalah momentum penting bagi kita semua. Masuknya desa kita ke tahap tiga besar adalah bukti kerja keras seluruh elemen desa. Semoga hasil klarifikasi lapangan ini semakin menguatkan langkah kita menuju desa yang mandiri dan berprestasi," ujar [Nama Perbekel], Perbekel [Nama Desa]. Tahap klarifikasi lapangan ini menjadi penentu krusial dalam penilaian akhir Lomba Desa tahun ini. Dengan semangat gotong royong, Desa Ngis optimis dapat memberikan hasil terbaik bagi seluruh warga.